KATARAK

KATARAK PADA PASIEN DIABETES MELLITUS

 

Katarak adalah kekeruhan lensa. Pada pasien diabetes mellitus, katarak timbul akibat gangguan jalur poliol. Terdapat penimbunan sorbitol dalam lensa sehingga menimbulkan pembentukkan katarak dan kebutaan. (Price and Wilson, 1996)

Gejala yang timbul adalah kekaburan penglihatan tanpa nyeri. Pemeriksaan yang dilakukan adalah ketajaman penglihatan dan melihat lensa melalui slit lamp, oftalmoskop, senter tangan atau kaca pembesar. Sebaiknya keadaan pupil berdilatasi. Lensa katarak memiliki ciri berupa edema lensa. Fundus okuli menjadi semakin sulit dilihat sampai reaksi fundus tidak ada sama sekali. (Illiyas, 2004)


Katarak pada pasien diabetes mellitus dapat terjadi dalam tiga bentuk yaitu:

  1. Pasien dengan dehidrasi berat, asidosis dan hiperglikemia yang nyata. Pada lensa akan terlihat kekeruhan berupa garis akibat kapsul lensa berkerut. Bila dehidrasi lama akan terjadi kekeruhan lensa, kekeruhan akan hilang bila terjadi rehidrasi dan kadar gula normal kembali.

  2. Pasien diabetes juvenille da tua tidak terkontrol. Katarak akanterjadi serentak pada kedua mata dalam 48 jam, bentuk dapat snow flake atau bentuk piring subkapsuler.

  3. katarak pada pasien diabetes dewasa. Gambaran secara histologik dan biokimia sama dengan katarak pasien non diabetik.

(Illiyas, 2004)

 

Katarak Diabetes Sejati

Pada diabetes juvenillis yang parah kadang-kadang timbul katarak bilateral secara akut. Lensa mungkin menjadi opak total selama beberapa minggu. (Vaughan, 2000) Pada lensa akan terlihat kekeruhan tebaran salju subkapsuler yang sebagian jernih denagn pengobatan. (Illitas, 2004)

 

Katarak Senillis pada Pasien Diabetes

Pada pengidap diabetes, skelosis nuklear senillis, kelainan subkapsuler posterior, dan kekeruhan korteks terjadi lebih sering dan lebih dini. (Vaughan, 2000)

 

Terapi yang diberikan pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi katarak adalah kontrol kadar gula darah dan bedah katarak. Bedah katarak bertujuan untuk mengangkat lensa dengan prosedur intrakapsular dan ekstrakapsular

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 70 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: